Total Tayangan Halaman

Jumat, 26 November 2010

~ Lucky ~ Chapter 6

"Jadi kau kesini itu karena ada misi yang harus kau selesaikan ?" Tanya Ai. Kenno mengangguk sambil memakan kue telur yang diberikan Ai. Kenno lalu meminum Coffe Latte-nya yang masih panas-panas.
"Huaahh...Pouuannass.." Katanya lantang. Ai mengambil sapu tangannya dan mengelapkannya ke bibir Kenno.
Mereka berdua akhirnya Blushing. Ai berdiri dan mengambil tas kerja-nya.
"Aku.... Duluan". Kata Ai seraya meninggalkan Kenno. Kenno hanya memandangnya bingung. Lalu ia pun pergi.
  ~~~
"Baiklah , Kenno Glacio. Kita akan mulai misi ini dicentral kota Berlin. Lalu bla bla bla bla". Kata Pak Reinandez menjelaskan misi di Berlin. Kenno menyimaknya dengan seksama. Kenno mengerti karier nya ini sangat membutuhkan pengorbanan terutama nyawa.
 "MOVE !" Kata Pak Reinandez memerintahkan semua bergerak. Kenno mengambil Air shootgun , beberapa revolver , dan amunisi. "Aku disini untik karierku , Ai juga. Akan kulakukan sebaik yang ku bisa !" Kata Kenno dalam hatinya. Dia menaiki Toyota RAV 4 untuk mengelabui musuh yang telah berjaga-jaga di lokasi yang telah ditargetkan. Bank of Berlin.
"Terima kasih" Kata Ai sambil memberikan cek kepada pelanggan. Ai mulai menuliskan laporan tentang pelanggannya hari ini.
 "Ai , Kau boleh istirahat." Kata kepala manager kepada Ai. Ai mengangguk dan mengambil bekal dari tas-nya.
 "Jadi , Ai ceritakanlah lelaki yang kau sebut black pearl itu" Kata Fleur. Ai tersedak dan mengambil Coffe Latte yang ada di sebelahnya.
 "Well , dia itu punya rambut hitam acak-acakan, suka makan Ebifurai , alergi sama kacang , suka hewan reptil atau non reptil , Jago olahraga , pintar salto ke depan dan ke belakang , ummm itu aja sih nggak lebih  " Kata Ai menjelaskan. Fleur mengangguk setuju akan perkatanan Ai.
 "Well , aku duluan ya ." Kata Ai sambil bergegas menuju kantornya kembali.
"Seien Sie vorsichtig, lieber" Kata Fleur melambaikan tangannya pada Ai. Ai menoleh dan tersenyum pada Fleur.
 "Vielen Dank, Fleur".
 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
3 jam setelah masuk kekantor. Ai di sandera oleh kawanan penjahat bersenjata api.
 "Du bist so schön, mein Lieber. Du solltest besser mit mir kommen." Kata penjahat itu pada Ai.
 "NEIIINN! ich habe einen Verlobten, der besser als du!" Kata Ai pada penjahat itu dengan membentaknya.
 "Polizei! Hands up alle! befreite die Geiseln!" Kata Kapten Tom. Kenno membantu membebaskan para sandera.dan dia terkejut denganwanita yang kepalanya telah ditodong oleh pistol di depan.
 "AI ! Kau kenapa kau disana ?!" Kata Kenno bertanya pada Ai.
 "Aku di sandera bodoh !"Kata Ai marah (Ya Iyalah ! dasar Kenno koplak !)
 "Also, es ist Ihr Verlobter! Sehr traurig." Kata penjahat itu pada ai dan merapatkan lengannya ke leher Ai.
 "Nehmen Sie Ihre schmutzigen Hände vom Gesicht, du Arschloch!" Kata Kenno menodongkan revolvernya kepada penjahat itu.
 "Sekali kau menekan pelatuknya. dia MATI !" Kata penjahat itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar