Total Tayangan Halaman

Jumat, 26 November 2010

~Lucky Chapter 5 ~

"Keliatannya mudah untuk mengucapkan selamat tinggal sekarang. 5 bulan yang menyenangkan." Kata Kenno menggenggam kedua telapak tangan Ai. Ai tertunduk lesu. Dia tak mau pergi tetapi dia tak punya pilihan lain. Ai memeluk Kenno. Kenno membalas pelukan gadis berambut kecoklatan itu. Ai menangis di dekapan Kenno.
"Kenno , berjanjilah kau tak akan melupakan diriku." Kata Ai sambil terisak-isak. Kenno tersenyum dan merogoh kantong celana jeans hitamnya. Dia mengeluarkan berbentuk bundar dan berwarna silver.
"Masih ingat karyawisata ke tempat pembuatan kerajinan dari perak dan titanium ?" Tanya Kenno. Ai mengangguk. Kenno kembali tersenyum pada Ai. Dia mengenakan cincin titanium berwarna silver itu ke jari manis tangan kanan Ai. Ai terkejut.
"Waktu itu kita disuruh membuat karya dari titanium atau perak khan ?" Kata Kenno. Ai mengangguk.
 "Saat itu aku berpikir akan memberikan cicin ini pada Marlene, tapi saat itu pula , perasaanku tertuju padamu. Saat ayahmu menerimaku berkerja sebagai bawahannya. Aku menyadari, Rasa ini. Tak akan pernah lepas darimu." Kata Kenno menatap Ai. Ai menangis. Dan mengadahkan kepalanya kearah Kenno. Kenno membungkukan badannya. Dan mereka saling berciuman.

~Pesawat Ai telah lepas landas. Di dalam Pesawat~
"Hallo , Kenno ?. Ini aku Ai." Kata Ai memulai pembicaraan. Belum ada sahutan dari seberang karena itu adalah Voice Mail. Ai tersenyum keluar jendela.
"Thank's to your gift." Kata Ai memutus sambungan telepon. Dan men- shut down-nya.
~.....~
 7 Tahun kemudian...
"Kenno ! Selamat sudah naik jabatan ya.." Kata Hiro yang 1 tingkat lebih tinggi dari Kenno. Kenno hanya manyun. Melihat sahabatnya yang seperti itu , Hiro merasa ada sesuatu yang aneh dari temannya.
"Pak Kepala Bagian , Kok sedih ?" Kata Hiro. Kenno menggela nafas. Dia tertunduk.
"7 tahun , 7 tahun . Hiro. Apa dia masih ingat padaku ?" Kata Kenno. Hiro mengacak-acak rambut sahabatnya itu. dan tersenyum.
"Ya..INGATLAH !. Ai nggak mungin lupa sama kamu." Kata Hiro. Alunan lagu For The Fist Time dari HP Hiro membuyarkan suasana itu.
"Maaf ya , Kenno. Ini dari Istri ku , Ella. Halo.." Kata Hiro lalu pergi menunggalkan Kenno sendiri di kantornya. KRRRRRRRRRRRRRRRRIIIIIIIIIIIIIIIINNNNNNNNNNNNNGGGGGG !
"Telepon... hngghh" Kata kenno menggela napas panjang. Dia angkat teleponnya dan mulai berbicara.
"Hallo , ini dengan siapa ya ?" Kata Kenno.
"Detective Kenno ?" Kata seseorang dari seberang sana. Itu adalah pak kepala detective di Jerman.
 "Iya. Bapak Renandez ?" Kata Kenno bertanya.
"Selamat atas naiknya jabatan anda , mulai besok ada sebuah kasus di Jerman. Kau harus datang segera" Kata Pak Renandez. Kenno tersentak. Misi di Jerman ?. LANJUUUUUUUUTTT !
 "SIAP KOMANDAN !" Kata Kenno menutup teleponnya.
 ~~~>>>>>>>>>>>>>>>>>~~~~
"Guten Morgen, meine Damen" Sapa Penjual Roti telur pada Ai. Ai tersenyum dan membalasnya .
"Morgen, schöner Tag, nicht wahr?" Sapanya manis. Penjual Roti itu menghampiri Ai dan memberinya sekotak kue telur. Ai berterimakasih dan memberikan pecahan uang 25 dolar.
 "Vielen Dank, ist die Mutter sehr freundlich zu mir" kata Ai meninggalkan Ibu penjual kue itu.
 "Du bist willkommen, meine Tochter" . Kata Ibu penjual ku itu ke Ai.
 Ai tersenyum dan pergi ke apartementnya. Di Berlin , Ai tinggal sendiri sejak umur 20 tahun. Orang tuanya dipindah ke Australia. Berhubung semua karier nya ada di Jerman , di menetap disana.
"Kenno , Kau ingat aku ?. Cicin ini masih melingkar di jari manisku. Aku berjanji aku akan kembali" Kata Ai sambil mencium cicin pemberian Kenno 7 tahun yang lalu itu.
BRAAAAAAAKKK..... Ai menabrak seseorang yang bertubuh tinggi
"Leider, habe ich nicht gesehen" Katanya. Orang itu melihat padanya.
 "Nicht das was". Balas orang itu. Betapa terkejutnya Ai. Orang itu adalah Kenno.
"Kenno ! Apa yang kau lakuakan disini ?" Kata Ai bingung. Kenno ber-giggles ria. 
"Tugas Dinas kantor." Katanya.
"Kenno...Aku". Belum selesai kata-katanya. Kenno memeluk Ai . Ai merasakan hangat tubuh pria 25 tahun itu. Hangat. 


~~~~~~~~~~~~~~~~~>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 YAY!!! Chapter 5 ! 
Gak sia-sia 2 jam nongkrong di dpn komputer.
LAST CHAPTER ! Chapter 6 !
Nasib Ichi , Nasib Hiro , Semua tentang kau !
Tunggu ya... 
nanti juga akan ada bahasan kenapa ini di beri nama LUCKY oleh author kurang kerjaan ini heheheh


Auf Wiedersehen (Sampai Jumpa).....





( |__| )...... (+_+) ...... (|__+)...(+_+).... (-_-) ZZZzzzzzzzzzzzzzzzz....

Met bobo' XD....

1 komentar: